Astambul – Kegiatan Latihan Dasar Kepemimpinan Siswa (LDKS) OSIM MTsN 8 Banjar pada Kamis, 8 Oktober 2026, diawali dengan penyampaian materi pertama tentang *Dasar-Dasar Kepemimpinan* oleh Wakil Kepala Madrasah Bidang Kesiswaan, Kasmita Ariyani, S.Pd.
Materi ini menjadi bekal awal bagi para pengurus OSIM untuk memahami peran dan tanggung jawab mereka sebagai pemimpin di lingkungan madrasah. Melalui kegiatan LDKS, para murid diharapkan tidak hanya mampu menjalankan program organisasi, tetapi juga mengembangkan karakter kepemimpinan yang baik.
Dalam penyampaian materinya, Kasmita Ariyani, S.Pd. membahas dasar-dasar kepemimpinan yang perlu dimiliki seorang pemimpin, mulai dari tanggung jawab, kedisiplinan, komunikasi, kerja sama, hingga kemampuan mengambil keputusan. Seorang pemimpin juga perlu mampu menjadi teladan bagi anggota dan lingkungan sekitarnya.
Kepemimpinan tidak hanya berkaitan dengan jabatan atau posisi dalam organisasi. Lebih dari itu, seorang pemimpin harus mampu mengarahkan, mengajak, dan bekerja bersama anggota untuk mencapai tujuan yang telah disepakati. Pemimpin yang baik juga bersedia mendengarkan pendapat orang lain serta bertanggung jawab atas tugas yang diembannya.
Melalui materi ini, para pengurus OSIM diajak untuk memahami bahwa menjalankan organisasi membutuhkan komitmen dan kerja sama. Setiap pengurus memiliki peran penting dalam mendukung keberhasilan program OSIM, sehingga diperlukan komunikasi yang baik dan kesediaan untuk saling membantu.
Pemberian materi dasar-dasar kepemimpinan pada sesi pertama ini menjadi langkah awal dalam membentuk pengurus OSIM yang lebih percaya diri, bertanggung jawab, dan mampu bekerja secara terorganisasi. Pengetahuan yang diperoleh diharapkan dapat diterapkan dalam pelaksanaan program kerja OSIM maupun dalam kehidupan sehari-hari di madrasah.
Melalui kegiatan LDKS, MTsN 8 Banjar berupaya memberikan ruang bagi murid untuk mengembangkan potensi diri, melatih kemampuan berorganisasi, serta menumbuhkan jiwa kepemimpinan yang berkarakter.
Diharapkan para pengurus OSIM dapat memanfaatkan kegiatan ini sebagai kesempatan untuk belajar menjadi pemimpin yang tidak hanya mampu memberikan arahan, tetapi juga mau mendengarkan, bekerja sama, dan memberikan contoh yang baik bagi sesama murid.






