Menjaga Hafalan, Menuntaskan Target: Ikhtiar Murid Kelas IX Menghafal Juz 30

MTsN 8 Banjar – Upaya menguatkan hafalan Al-Qur’an terus dilakukan murid kelas IX MTsN 8 Banjar melalui mata pelajaran muatan lokal (mulok) yang difokuskan pada program tahfiz. Salah satu kegiatannya adalah setoran hafalan yang menjadi bagian dari proses pencapaian target pembelajaran semester ini.

Pada semester ini, murid diarahkan untuk menghafalkan Surah An-Naba dan Surah An-Nazi’at yang termasuk dalam Juz 30. Melalui kegiatan setoran, murid berkesempatan menunjukkan perkembangan hafalannya sekaligus mendapatkan pendampingan untuk bagian-bagian yang masih perlu diperbaiki.

Proses menghafal tentu menjadi pengalaman yang berbeda bagi setiap murid. Ada yang mampu menghafal dengan lebih cepat, sementara sebagian lainnya membutuhkan waktu dan pengulangan lebih banyak. Bagi murid yang telah menyelesaikan target utama, tersedia pula target pengayaan berupa tambahan surah agar mereka tetap memiliki kesempatan untuk mengembangkan kemampuan hafalannya. Perbedaan kemampuan ini menjadi bagian dari proses belajar yang perlu dihargai, tanpa mengabaikan usaha masing-masing murid untuk terus berkembang.

Dalam proses pembelajaran, metode berpasangan juga sesekali diterapkan. Murid saling menyimak dan membantu mengulang hafalan. Bahkan, murid yang telah melampaui target hafalannya turut diberi kesempatan membantu menyimak setoran teman-temannya. Dengan cara ini, proses belajar tidak hanya berlangsung antara guru dan murid, tetapi juga tumbuh melalui interaksi dan dukungan antarteman.

Selain menambah hafalan baru, murajaah atau mengulang kembali hafalan yang telah dipelajari juga menjadi bagian penting dalam program tahfiz. Sebab, menghafal bukan hanya tentang seberapa banyak surah yang berhasil diingat, tetapi juga bagaimana menjaga agar hafalan tersebut tetap melekat dan dapat dilafalkan dengan baik.

Melalui pembelajaran tahfiz ini, diharapkan murid tidak hanya berusaha memenuhi target hafalan, tetapi juga tumbuh kecintaan terhadap Al-Qur’an serta memiliki kebiasaan untuk terus membaca, mengulang, dan menjaga ayat-ayat yang telah dihafalkan.