Dua Guru MTsN 8 Banjar Ikuti Workshop Manajemen Masjid Ramah Anak, Perkuat Pembinaan Karakter Islami Murid

Banjar – Dua guru MTsN 8 Banjar mengikuti kegiatan Program Peningkatan Mutu Pendidikan Islam yang diselenggarakan oleh Direktorat GTK Madrasah bekerja sama dengan Fakultas Tarbiyah dan Keguruan UIN Antasari Banjarmasin, Kamis (15/10/2026), bertempat di Masjid Al-Ishlah.

Kegiatan yang mengangkat tema “Manajemen Masjid Ramah Anak sebagai Pusat Pendidikan dan Pembinaan Karakter Islami bagi Guru TK/RA Madrasah” ini membahas pentingnya optimalisasi fungsi masjid sebagai ruang ibadah sekaligus pusat pendidikan dan pembentukan karakter Islami.

Pembinaan karakter religius tidak berhenti pada pendidikan usia dini, tetapi perlu terus diperkuat hingga jenjang madrasah tsanawiyah. Pada usia remaja, murid membutuhkan pendampingan dan lingkungan yang mendukung agar nilai-nilai keislaman tidak hanya dipahami, tetapi juga tumbuh menjadi kebiasaan dalam kehidupan sehari-hari.

Masjid memiliki potensi besar untuk menjadi salah satu ruang pembinaan tersebut. Melalui konsep masjid ramah anak, guru dapat memperoleh perspektif baru tentang bagaimana menciptakan lingkungan keagamaan yang aman, nyaman, inklusif, dan menyenangkan sehingga murid merasa dekat dengan masjid dan menjadikannya sebagai tempat untuk belajar, beribadah, serta mengembangkan diri.

Keikutsertaan dua guru MTsN 8 Banjar ini juga menjadi bentuk keterbukaan madrasah dalam memperluas wawasan dan mengadopsi praktik baik dari berbagai jenjang pendidikan. Pengetahuan yang diperoleh diharapkan dapat menjadi inspirasi dalam mengembangkan budaya religius di madrasah, termasuk menguatkan keterlibatan murid dalam kegiatan keagamaan dan memakmurkan masjid.

Dengan demikian, masjid tidak hanya dipandang sebagai tempat pelaksanaan ibadah, tetapi juga sebagai ruang tumbuh yang mampu mendukung pembentukan generasi berakhlak mulia.