Astambul (10/10) – Semangat menciptakan lingkungan madrasah yang hijau dan asri terus diwujudkan oleh MTsN 8 Banjar. Setelah sebelumnya mengajak seluruh murid mengumpulkan botol air mineral bekas, kegiatan kini berlanjut pada proses pembuatan pot bunga hingga penanaman tanaman hias.
Kegiatan yang dikoordinasikan oleh Ibu Kasmita Ariani, S.Pd ini diawali dengan memanfaatkan botol-botol bekas yang telah dikumpulkan oleh murid dari masing-masing kelas. Botol tersebut kemudian ditata dan diisi dengan tanah sebagai media tanam. Setelah proses pengisian tanah selesai, tanaman bunga mulai ditanam dan ditata pada pot-pot yang telah disiapkan.
Dengan penuh semangat, murid bersama warga madrasah terlibat dalam setiap tahapan kegiatan, mulai dari menyiapkan media tanam, memasukkan tanah, menanam bunga, hingga merapikan hasil penanaman agar terlihat lebih indah dan tertata.
Kegiatan ini tidak sekadar menjadi upaya memanfaatkan barang bekas, tetapi juga menjadi sarana edukasi bagi murid untuk membangun kepedulian terhadap lingkungan. Melalui praktik sederhana tersebut, murid diajak memahami bahwa benda yang sudah tidak terpakai masih memiliki nilai guna apabila dikelola secara kreatif.
Program ini merupakan salah satu bentuk dukungan MTsN 8 Banjar terhadap gerakan Green School, sekaligus implementasi semangat GOCAS (Green Office Kalimantan Selatan) dan program Kemenag Asri (Aman, Sejuk, Rindang, dan Indah).
Melalui kegiatan ini, madrasah berharap kebiasaan peduli lingkungan tidak hanya menjadi kegiatan sesaat, tetapi tumbuh menjadi budaya bersama seluruh warga madrasah. Botol bekas yang kini beralih fungsi menjadi pot bunga menjadi bukti bahwa langkah kecil, jika dilakukan bersama-sama, dapat menghadirkan perubahan positif bagi lingkungan.
Dengan bertambahnya tanaman bunga di lingkungan madrasah, MTsN 8 Banjar terus berupaya menciptakan suasana belajar yang lebih nyaman, sejuk, dan menyenangkan, sekaligus menanamkan nilai kepedulian lingkungan kepada generasi muda.






