UKS/M MTsN 8 Banjar melaksanakan kegiatan Cuci Tangan Bersama sebagai bagian dari rangkaian penilaian stratifikasi UKS/M tingkat SMP se-derajat. Kegiatan ini digelar di halaman madrasah dan diikuti oleh seluruh peserta didik dengan pendampingan guru serta tim UKS/M. Dalam sambutannya, Kepala Madrasah, Muhammad Rafiq Hafiz, M.Pd., menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan langkah nyata dalam membangun budaya hidup bersih dan sehat di kalangan siswa. Beliau menekankan bahwa pembiasaan cuci tangan tidak hanya penting untuk kesehatan fisik, tetapi juga sebagai bentuk pendidikan karakter agar peserta didik tumbuh menjadi generasi yang sadar dan disiplin menjaga kebersihan diri. Cuci tangan bersama ini menjadi salah satu indikator penting dalam penerapan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) yang terus digencarkan di lingkungan madrasah.
Kegiatan diawali dengan demonstrasi cara mencuci tangan yang baik dan benar menggunakan sabun dan air mengalir. Tim UKS/M menjelaskan enam langkah cuci tangan sesuai standar kesehatan, sekaligus menekankan pentingnya menjaga kebersihan tangan untuk mencegah penularan penyakit. Para peserta didik mengikuti setiap langkah dengan antusias dan tertib, menciptakan suasana edukatif yang menyenangkan. Kepala Madrasah juga mengapresiasi antusiasme siswa yang dinilai sangat mendukung terciptanya lingkungan madrasah yang sehat.
Pelaksanaan cuci tangan bersama ini tidak hanya bertujuan memenuhi komponen penilaian stratifikasi UKS/M, tetapi juga sebagai bentuk edukasi praktis agar peserta didik terbiasa menerapkan kebiasaan sehat dalam kehidupan sehari-hari. Guru dan petugas UKS/M turut memastikan kegiatan berjalan lancar dengan mengatur alur peserta dan menyediakan fasilitas cuci tangan yang memadai. Kegiatan ini sekaligus menunjukkan kesiapan madrasah dalam menyediakan lingkungan belajar yang bersih dan sehat.
Melalui kegiatan ini, MTsN 8 Banjar berharap dapat meningkatkan kesadaran siswa tentang pentingnya kebersihan diri serta memperkuat budaya PHBS di madrasah. Cuci tangan bersama menjadi momentum nyata untuk mengajarkan perilaku preventif sejak dini, sekaligus memperkuat posisi madrasah dalam penilaian stratifikasi UKS/M tingkat SMP se-derajat. Dengan dukungan seluruh warga madrasah, kegiatan ini diharapkan dapat memberikan kontribusi positif bagi kesehatan dan kenyamanan lingkungan belajar.






